Seluruh warga sekolah melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang jatuh pada 23 Juli 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sebagai pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan yang layak, serta mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, dan perundungan.
Upacara berlangsung dengan khidmat di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran pimpinan sekolah. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Sekolah menyampaikan amanat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak sebagai tempat tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menumbuhkan budaya saling menghargai, peduli, dan melindungi sesama. Anak-anak tidak hanya berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas, tetapi juga berhak mendapatkan kasih sayang, kesempatan untuk mengembangkan potensi, serta ruang untuk menyampaikan pendapat dan berkreasi.
Peringatan Hari Anak Nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen sekolah dalam mewujudkan satuan pendidikan yang ramah anak. Melalui berbagai program pembelajaran, pembinaan karakter, dan kegiatan ekstrakurikuler, sekolah terus berupaya membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Semangat tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" diharapkan tidak hanya menjadi slogan peringatan semata, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh warga sekolah. Dengan memberikan perhatian, perlindungan, dan pendidikan yang terbaik kepada anak-anak, kita turut membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, seluruh warga sekolah berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan menyenangkan, sehingga setiap anak dapat belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi dirinya secara optimal demi Indonesia yang lebih maju.



